Buddha Tidur terbesar di Asia Tenggara

buddha-tidur-saa-unida-gontor-fakultas-ushuluddin

Mojokerto- Mahavihara Mojopahit terletak di Mojokerto dan terkenal dengan Patung Buddha Tidur terbesar se-Asia Tenggara yang di bangun pada tahun 1993. Patung Buddha ini mendapatkan penghargaan dari Museum Guinness World Records pada tahun 2001. Objek ini juga melengkapi khazanah keilmuan Buddhisme Prodi Studi Agama-Agama yang cukup sering menimba pengalaman ke STAB Kertarajasa, Batu, Malang.

Menurut kepercayaan Agama Budha, Vihara adalah komplek untuk belajar. Di dalam Vihara terdapat tempat untuk bersembahyang umat beragama Budha yang di beri nama Dharmasalla atau Sasono Bhakti. Tempat sembahyang ummat beragama Budha memiliki filosofi tersendiri. Uniknya, tempat ini dibangun dengan kombinasi arsitektur khas Jawa beserta ajaran Buddhisme.

Di bagian atasnya terdiri dari 3 atap bersusun yang memiliki arti bahwa Umat buddha memiliki kepercayaan terhadap tiga hal yang terpenting yaitu Buddha, Dharma, dan Sangha. Tiga elemen ini, juga disebut dengan Tiga Mestika atau ‘Tiga Permata’ dalam bahasa Pali. Buddha, merujuk kepada Siddharta Buddha Gautama sebagai Sang Guru, juga bermakna atas sifat kebuddhaan yang dimiliki oleh setiap manusia. Dharma atau Dhamma adalah ajaran Buddha yang merupakan sebuah kebenaran mutlak, sementara Sangha adalah pengawal dan pelindung Dhamma.

Berphoto di depan Aula Sasono Bhakti Mahavira Mojopahit

Mahavihara Mojopahit ditopang oleh 4 tiang yang mengartikan bahwa 4 kenyataan mulia serta di bagian luar terdapat 8 pilar dan di bagian utamanya terdapat 5 anak tangga yang mengartikan Pancasila dalam agama Budha. Di sekitar pelataran Mahavihara inilah terdapat Patung Buddha tidur terbesar di dunia yang juga dikenal dengan istilah Sleeping Budha atau Budha Mahaparibana. (Redaktur)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *