Gontor Pengawal Karakter Umat dan Bangsa

karakter-gontor-unida-saa-unida-gontor

oleh: Isnaini Umi Rasyida

Mahasiswi Prodi SAA Semester 4

Kehidupan di Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor berperan dalam perkembangan kreatifitas dan intelektual para mahasiswa dengan mempertimbangkan keseimbangan otak kanan dan kiri. Asumsi ini, lahir dari realitas betapa UNIDA Gontor mendukung dan membimbing secara penuh 24 jam di kampus dalam sistem asrama, di mana di sanalah kegiatan yang masif terbimbing terlaksana dan keaktifan otak kanan dan kiri pun berjalan.

Kemampuan akademik menempati sebagian otak kiri, sedangkan ‘karakter’ atau ’emosi’ menghuni bagian lain dari otak. Sudah menjadi maklum sampai akhir abad 90 bahwa otak kiri lah sang penakluk dunia. Bagian otak yang mengandalkan logika dan memori jangka panjang ini yang selalu unggul dalam seluruh lini dalam kehidupan, sebagaimana Menurut Daniel H. Pink  dalam bukunya ‘A Whole New Mind‘. ia menjelaskan bagaimana para pengguna otak kanan berpotensi untuk menguasai masa depan. Ketika kemampuan kedua otak ini bisa dimaksimalkan sedemikian rupa jadilah figur-figur yang lahir adalah figur saleh sempurna yang mampu untuk mengawal karakter umat dan bangsa!

Memang nyatanya, apabila kita amati lebih jauh, kita dapat melihat peran Universitas Darussalam Gontor dalam mengembangkan kreatifitas dan membentuk karakter para mahasiswa. Sebagai perguruan tinggi yang berbasis pesantren, UNIDA Gontor memiliki akses penuh terhadap para mahasiswa,sehingga mereka dapat lebih mudah untuk dididik. Mereka diajarkan untuk saling membantu satu sama lain dengan diwarnai roh keikhlasan pada setiap deru nafas kehidupannya.

Pun dalam kehidupan sosialnya, Para mahasiswa bisa senantiasa melatih karakter karena telah terbiasa menghargai kemahiran masing-masing. Para mahasiswa diajarkan untuk membudayakan “musyawarah” dan menyelesaikan segala sesuatu dengan kepala dingin. “Darussalam itu damai dan untuk orang-orang yang cinta kedamaian” begitulah pesan yang disampaikan oleh Al-Ustadz KH Hasan Abdullah Sahal, pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor.

Baca Juga : Karakter Bangsa

Begitu pentingnya peran pendidikan dalam kemajuan suatu umat dan bangsa. Namun, tak semua memiliki kesadaran penuh dalam hal tersebut. Amat banyak dari masyarakat yang masih berorientasi pada ‘angka’ sebagai wajah dari suatu bangsa. Padahal, emosi dan karakter, juga memiliki peran penting dalam menyeimbangkan kapasitas akademik. UNIDA Gontor, jadinya adalah perguruan tinggi yang mencetak kader-kader umat pemimpin bangsa masa depan tanpa menegasikan satu elemen pun baik intelektual maupun karakter; sebuah keseimbangan manusiawi berdasarkan formula otak kanan dan kiri. (Ed: Rizal Maulana)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *