Diskusi di IAIN Manado: Hubungan antar Agama di Manado

iain-manado-1-saa-studi-agama-agama-unida-gontor

Diskusi di IAIN Manado: Hubungan antar Agama di Manado

Manado –Institut Agama Islam Negeri (IAIN) adalah salah satu Perguruan Tinggi di Sulawesi Utara yang terletak di Jl. Manguni Raya, Desa Malendeng, Kecamatan Tikala, Kota Manado. Pada hari Rabu lalu,(28/8/2019), mahasiswi Program Studi Agama- Agama (SAA) UNIDA Gontor berkesempatan untuk mengunjungi IAIN Manado untuk melakukan diskusi antar mahasiswa mengenai Pluralitas Keagamaan yang ada di Manado. Konon katanya, Kota Manado terkenal dengan julukan ‘Kota Toleransi’. Kunjungan ini terlaksana masih dalam rangka Studi Pengayaan Lapangan (SPL) Mahasiswa Prodi SAA Fakultas Ushuluddin.

Rombongan sivitas akademika Prodi Studi Agama-Agama UNIDA Gontor disambut baik oleh Rektor, Dosen dan para mahasiswa dari Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Manado. Dalam sambutannya Bapak Delmus Puneri Salim, S.Ag., M.A., M.Res., Ph.D. selaku rektor IAIN Manado memberikan sedikit gambaran  mengenai  hubungan  antar  agama  di  Manado  untuk  mengawali  dialog sekaligus menjadi diskusi umum antara mahasiswi dan dosen dalam menanggapi permasalahan  yang ada dalam ranah agama dan kehidupan disana. Pluralitas keagaman yang ada di Manado, mau tidak mau memberikan keunikan dan tantangan tersendiri terutama bagi institusi ini.

Bapak Rektor mengatakan, ” Manado adalah kota Plural dan mahasiswa kami, utamanya mahasiswa Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah diajarkan untuk bersikap toleransi kepada agama lain, kemudian hidup rukun walau berbeda agama. Saya pribadi bangga pernah kuliah di Ushuluddin karena banyak wawasan  yang  bisa didapatkan. Bukan  hanya terkait pengetahuan agama, tetapi bagaimana juga membangun hubungan sosial yang baik dengan orang lain.” Demikian beliau menjelaskan.

Acara selanjutnya kemudian dilanjutkan dengan dialog antara Mahasiswi Prodi SAA Fakultas Ushuluddin UNIDA Gontor. Dialog ini didampingi oleh Bapak Taufani sebagai Kaprodi Sosiologi Agama Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah di kampus ini. Beliau sempat mengatakan, ” Jika mau belajar Agama Kristen dan agama yang lain maka kota Manado adalah tempat yang sangat tepat”. Acara Dialog kemudian diakhiri dengan pemberian kenang- kenangan dan sesi perfotoan bersama mahasiswa IAIN Manado. ( Tamia Fauziah dan Jihan Salsabila).iain-manado-saa-studi-agama-agama-unida-gontor

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *