Jusuf Kalla meresmikan CIES dan Menara Gontor

jusuf-kalla-saa-studi-agama-agama-unida-gontor-cies

Gontor– Kamis (3/9), Bapak Wakil Presiden Republik Indonesia, Dr. (H.C.) Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla mengunjungi Pondok Modern Darussalam Gontor. Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka meresmikan Centre for Islamic Economic Studies (CIES) Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor dan Menara Masjid Pondok Modern Darussalam Gontor. Acara yang dimulai pada pukul 7 WIB ini juga dihadiri oleh Ibu Gubernur Jawa Timur, Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si., dan dikawal oleh 2500an kekuatan militer. CIES sendiri, dibangun berdasarkan dana wakaf dari keluarga Haji Kalla.

Usai mendarat di lapangan hijau UNIDA Gontor, Bapak Jusuf Kalla dan rombongan Rektorat berangkat ke BPPM. Pondok Modern Darussalam Gontor untuk meresmikan Menara Masjid Pondok Modern Darussalam Gontor. Dalam sambutannya, Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, KH. Hasan Abdullah Sahal menyampaikan rasa terima kasih dan syukur yang luar biasa terhadap Bapak Jusuf Kalla atas kunjungan dan wakaf atas CIES ini. Bapak Wakil Presiden pun sudah beberapa kali berkunjung ke Gontor, di antaranya ketika Acara Sujud Syukur dan Pembukaan Peringatan 90 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor serta peresmian cabang Pondok Modern Darussalam Gontor ke 13, Poso.

unida-jusuf-kalla-saa-studi-agama-agama-unida-gontor-cies

Lihat Juga: Pendidikan dalam Persiapan Penyambutan Jusuf Kalla

Kiyai Hasan juga menyampaikan keprihatinannya atas tragedi di Wamena. Kebetulan, beliau baru saja berkunjung ke Papua beberapa waktu lalu. Oleh karena itulah, Kiyai Hasan menekankan komitmen Gontor sebagai institusi pendidikan yang siap membela dan memperjuangkan persatuan bangsa Indonesia. “Siapa saja yang akan mengotak-ngotakkan indonesia, akan berhadapan dengan kita.” Tegas Kiyai Hasan.

Sementara itu, Rektor UNIDA Gontor, Prof. Dr. Amal Fathullah Zarkasyi menyampaikan perkembangan Pondok Modern Darussalam Gontor yang prosesnya sangat terkait dengan wakaf. Profesor Amal mengucapkan Berkaca dari pengalaman pesantren tradisional,di mana banyak sekali Pesantren yang merupakan milik Kiyai, dan diturunkan kepada anak-cucunya, dan sewaktu-waktu, Pesantren tersebut bubar karena anak-cucunya tidak lagi mau dan mampu melanjutkan kepimpinan orang tuanya. Jadilah Pendiri Pondok Modern Darussalam Gontor mewakafkan pondok ini kepada Umat Islam. Langkah ini terutama, terlaksana dengan mengambil Universitas al-Azhar sebagai salah satu sintesa Pondok Modern Darussalam Gontor.

“Alhamdulillah saat ini kita sudah memiliki tanah wakaf 300 ribu hektar, 26 ribu santri, dan 4000 mahasiswa.” Demikian Profesor Amal menyampaikan. Beliau juga menyampaikan rasa terima kasih atas wakaf pembangunan CIES ini. CIES, diproyeksikan tidak hanya menjadi Pusat Studi Ekonomi Islam, namun juga basis Sekolah Pascasarjana bidang Wakaf pertama dan satu-satunya di dunia. “Semoga amal jariyah bapak ini JK diterima Allah SWT.

Bapak Jusuf Kalla kemudian menyampaikan sambutannya dengan memahami makna ‘modern’. Menurut beliau, makna modern pada hari ini tentu saja sudah sangat jauh berkembang dibandingkan dengan ‘modern’ di masa lalu. “Dulu ‘modern’ (maknanya) cukup bisa dipelajari dengan berbahasa Inggris. Sekarang, bahasa cukup dipelajari secara online.” Demikian Bapak Jusuf Kalla menyampaikan.

icast-jusuf-kalla-saa-studi-agama-agama-unida-gontor-cies
ICAST (International Centre for Awqaf Studies) adalah bagian dari CIES (Centre for Islamic Economic Studies)

Baca Juga: Studi Agama 4.0

Bapak Jusuf Kalla juga menyampaikan, bahwa pendidikan semestinya tidak hanya membanggakan masa lalu, namun justru lebih mampu mengutamakan masa depan. “Jika pendidikan membanggakan masa lalu, pendidikan itu tak lebih dari museum. Kita saat ini untuk melihat 20 tahun ke depan. Itulah harapan saya, agar Gontor bisa beramal jariyah.” Demikian pesan Bapak Jusuf Kalla.

Acara kemudian ditutup dengan doa bersama dipimpin oleh KH. Syamsul Hadi Abdan, S.Ag., dilanjutkan dengan peresmian Menara Masjid Pondok Modern Darussalam Gontor dan CIES dengan menekan tombol dan menandatangani prasasti di depan Balai Pertemuan Pondok Modern Darussalam Gontor. (Rizal Maulana)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *