‘Khob Khun Krab’ Ucapan Terima Kasih ala Bhiksu Thailand

KuBan Tamot, Phatthalung – sejumlah 38 mahasiswa semester enam fakultas Ushuluddin prodi studi agama-agama mengadakan kunjungan ke Wat Wang, Ban Tamot, Phatthalung, Thailand. Tempat ini merupakan sebuah kuil yang memiliki banyak barang dan tempat penting.

Studi Pengayaan Lapangan Mahasiswa Gontor, Program Studi Agama Agama, Fakultas ushuluddin ke thailand

Salah satunya adalah Ubosot (aula pentahbisan) yang berada dalam gaya arsitektur zaman Rattanakosin, terdapat setidaknya seratus delapan gambar patung Buddha diabadikan di galeri di sekitar aula pentahbisan. Tempat tersebut merupakan wadah dimana para remaja yang menginjak umur 20 tahun akan menjalani prosesi menjadi seorang Bhiksu.
Adalah bhiksu senior yang diperkirakan umurnya sudah mencapai 85 (delapan puluh lima) tahun yang menceritakan berbagai hal mengenai Wat Wang tempat dimana ia mengabdi. Beliau berkata,” Tempat ini sering disinggahi para Raja Thailand. Apabila suatu saat aku mati, maka mayatku akan diawetkan selama setahun, lalu raja-lah yang berhak melakukan pembakaran/kremasi jenazahku.”
Para peserta dari mahasiswa yang tergabung dalam acara Studi Pengayaan Lapangan (SPL) sangat antusias mendengarkan berbagai pemaparan oleh sang bhiksu senior, baik ketika di dalam ruang pertemuan maupun ketika berkeliling disekitar ubosot. Mereka kagum dengan arsitektur yang mencolok dengan warna merah dan bentuk lancip di setiap ujung bangunan.
Ketika sang juru kunci Ubosot menemani para peserta untuk berkeliling, salah satu mahasiswa bertanya mengenai makna dari pemilihan warna dominan merah dan kuning serta ujung bangunan yang lancip. Sang juru kunci meminta maaf karena ia sendiri tidak mengetahui maknanya,”Dari dahulu kala, bangunan Ubosot sudah demikian adanya. Kami hanya mencontoh dari para leluhur terdahulu.” Begitu kata beliau.
Acara studi pengayaan lapangan (SPL) kali ini dibimbing oleh Hifni Nasif, M. Ud dan Indra Ari Fajari, M.Ag. Selain itu ada pula Ridlwan Chessae, M.Pd yang merupakan pengurus IKPM (Ikatan Keluarga Pondok Modern) yang telah banyak membantu para peserta, selain untuk menerjemahkan pemaparan dari warga Thailand, beliau juga yang telah mengkoordinir tempat kunjungan peserta SPL, salah satunya Wat Wang ini.
Di akhir acara, peserta SPL menyerahkan kenang-kenangan yang diberikan secara simbolis oleh dosen pembimbing kepada bhiksu senior. Dengan masih terbata-bata, kami berucap,”ko pun kab.” Oleh bhiksu senior, ucapan tersebut diperbaiki. Karena ucapan terima kasih yang sopan di daerah Ban Tamot, Phatthalung adalah ‘khob khun krab’. (Mahfud Wafda)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *