Khutbah Jum’at di Masjid Mahronnisa

khutbah-jum'at-masjid-mahronnisa-saa-unida-gontor-putri

Khutbah Jum’at di Masjid Mahronnisa.

Masjid Mahronnisa adalah Masjid yang terletak di pelataran timur gerbang komplek Gontor Putri 1. Khutbah Jum’at ini adalah Khutbah Jum’at di antara sekian Khutbah Jum’at yang pernah disampaikan di Masjid Mahronnisa dalam rangka pengabdian Gontor kepada Masyarakat.

Dalam kesempatan khutbah Jum’at kali ini, Guru Senior Pondok Modern Darussalam Gontor Putri 1 dan juga Dosen Prodi Studi Agama-Agama Fakultas Ushuluddin Universitas Darussalam Gontor, al-Ustadz Hifni Nasif, M.Ud menyampaikan konsepsi al-Qur’an sebagai pedoman kehidupan.

Khutbah Jum’at Masjid Mahronnisa

oleh al-Ustadz Hifni Nasif. M.Ud., 27 September 2019

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ هَدَانَا لِهَذَا وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِيَ لَوْ لاَ أَنْ هَدَانَا اللهُ. أَشْهَدُ أَنَّ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، وَلاَ نَعْبُدُ إِلاَّ إِيَّاهُ وَنَحْنُ لَهُ مُخْلِصُوْنَ. وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ وَنَحْنُ لَهُ تَابِعُوْنَ.  //اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ، صَلِّ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا. أَمَّا بَعْدُ؛  قَالَ اللهُ تَعَالَى فِيْ كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ، يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ. أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ.

قال الله تعالى في كتابه الكريم:

وَنَزَّلْنَا عَلَيْكَ الْكِتَابَ تِبْيَانًا لِكُلِّ شَيْءٍ وَهُدًى وَرَحْمَةً وَبُشْرَىٰ لِلْمُسْلِمِينَ

Dan Kami turunkan kepadamu Al Kitab (Al Quran) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri..

—–Jamaah sholat jum’at yang dirahmati Allah SWT,

Al-Quran merupakan kitab yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai petunjuk kepada seluruh umat. Al-Qur’an merupakan kitab yang 100% berasal dari Allah SWT lafadz serta maknanya. Tidak ada keraguan padanya. Di dalamnya terdapat segala hal yang memberikan pedoman bagi manusia guna memanfaatkan hidup dunia untuk tujuan akhiratnya. Pedoman secara syariat, akhlak, etika dan muamalah antar manusia dapat ditemukan didalamnya. Bahkan bisa menjadi penyelamat di akhirat kelak. Dalam suatu hadits Nabi SAW:

عنْ أَبي أُمَامَةَ الْبَاهِلِىُّ رضى الله عنه قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَقُولُ  اقْرَءُوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِى يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لأَصْحَابِهِ

“Abu Umamah Al Bahily radhiyallahu ‘anhu berkata: “Aku telah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Bacalah Al Quran karena sesungguhnya dia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafa’at kepada orang yang membacanya” (HR. Muslim)

Dalam definisinya, al-Qur’an disebut sebagai “Kalam Allah yang diturunkan kepada nabi Muhammad, melalui perantara Jibril, yang diturunkan secara berangsur-angsur, yang membacanya dihitung sebagai ibadah, diawali dari surat al-Fatihah dan diakhiri dengan surat An-Naas. Terdapat 114 surat dan terdiri dari 6600 an ayat. Yang tersusun rapi dengan penuh keindahan baik lafadz maupun maknanya. Allah SWT menyebt dalam al-Qur’an:

الر ۚ كِتَابٌ أُحْكِمَتْ آيَاتُهُ ثُمَّ فُصِّلَتْ مِنْ لَدُنْ حَكِيمٍ خَبِيرٍ

Alif laam raa, (inilah) suatu kitab yang ayat-ayatnya disusun dengan rapi serta dijelaskan secara terperinci, yang diturunkan dari sisi (Allah) Yang Maha Bijaksana lagi Maha Tahu, (Hud:1)

Kitab ini murni berasal dari Allah SWT. Karena merupakan mukjizat penguat dakwah Nabi Muhammad SAW. Tidak ada campur tangan manusia di dalamnya. Seluruhnya murni dari hadirat Ilahi. Inilah yang membedakannya dengan kitab dalap agama lainnya. Allah berfirman:

وَيَسْأَلُونَكَ عَنِ الرُّوحِ ۖ قُلِ الرُّوحُ مِنْ أَمْرِ رَبِّي

Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh. Katakanlah: “Roh itu termasuk urusan Tuhan-ku ” (al-Isra’:85)

Ayat diatas menerangkan bahwasannya al-Qur’an benar-benar berasal dari Allah SWT, dan tidak ada campur tangan manusia. Kalimat ruh diatas juga dimaknai sebagai al-Qur’an melihat siyaq ayat sebelum dan sesudahnya yang membicarakan mengenai al-Qur’an. Mengapa Al-Qur`an Al-Karim disebut ruh? karena mempelajari dan mengamalkannya itu menghantarkan kepada kehidupan hati manusia di dunia. Dan menghantarkan kepada kehidupan abadi di akhirat dengan kebahagiaan yaitu keselamatan dari siksa dan masuk kedalam surga, sebagaimana ruh pada jasad yang menyebabkan jasad seorang manusia dapat hidup dan tumbuh berkembang.

Sebagai bukti bahwa al-Qur’an berasal dari Allah adalah apa yang terkandung di dalamnya terjaga dari perubahan dan penyelewengan serta pertentangan diantara ayat-ayatnya. Apa yang terdapat pada al-Qur’an hari ini tidak berbeda dengan apa yang ada sejak empat belas abad yang lalu. Seluruhnya terjaga keasliannya. Allah berfirman:

إِنَّا نَحْنُ نزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ

Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya. (al-Hijr:9)

—– Hadirin jamaah shalat jum’at rahimakumullah

Selain sebagai pedoman umat manusia al-Qur’an juga diturunkan sebagai mu’jizat. Mu’jizat dapat dimaknai secara bahasa sebagai “yang melemahkan’. Sedangkan menurut istilah dapat diartikan “sesuatu yang luar biasa yang diperlihatkan Allah melalui para nabi dan rasul-Nya, sebagai bukti atas kebenaran pengakuan kenabian dan kerasulan”. Sehingga I’jaz al-Qur’an adalah “suatu gejala Qur’any yang membuat manusia tidak dapat meniru bagian-bagiannya baik dari segi isi ataupun bentuknya”. Allah berfirman:

أَمْ يقُولُونَ افْتَرَاهُ ۖ قُلْ فَأْتُوا بِسُورَةٍ مِثْلِهِ وَادْعُوا مَنِ اسْتَطَعْتُمْ مِنْ دُونِ اللَّهِ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ

Atau (patutkah) mereka mengatakan “Muhammad membuat-buatnya”. Katakanlah: “(Kalau benar yang kamu katakan itu), maka cobalah datangkan sebuah surat seumpamanya dan panggillah siapa-siapa yang dapat kamu panggil (untuk membuatnya) selain Allah, jika kamu orang yang benar”. (Yunus: 38)

Dalam ayat yang lain Allah SWT memberikan perumpamaan yang lebih tegas mengenaihal tersebut:

قُلْ لَئِنِ اجْتَمَعَتِ الْإِنْسُ وَالْجِنُّ عَلَىٰ أَنْ يَأْتُوا بِمِثْلِ هَٰذَا الْقُرْآنِ لَا يَأْتُونَ بِمِثْلِهِ وَلَوْ كَانَ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ ظَهِيرًا

Katakanlah: “Sesungguhnya jika manusia dan jin berkumpul untuk membuat yang serupa Al Quran ini, niscaya mereka tidak akan dapat membuat yang serupa dengan dia, sekalipun sebagian mereka menjadi pembantu bagi sebagian yang lain”. (al-Isra’: 88)

Secara lebih terperinci syekh Yusuf al-Qaradhawi dalam kitabnya “Kaifa nataamal ma’a al-Qur’an al-Karim” menyebutkan tiga macam pembagian kemu’jizatan al-Qur’an; I’jaz bayani wa adaby, I’jaz tasyri’I dan I’jaz ilmi, sehingga keistimewaan al-Qur’an tidak hanya meliputi Bahasa dan sastra saja, namun juga dalam kandungan syari’at dan keilmiahannya.

Ibnu Taimiyah berkata:

القرأن منابع العلوم

Al-Qur’an merupakan sumber berbagai macam ilmu. Karena di dalamnya terdapat ayat-ayat yang menerangkan hal-hal secara ilmiah. Meskipun tidak memberikan keterangan rinci mengenai hal tersebut. Seorang pakar bedah Perancis, Dr. Maurice Buchaile bahkan masuk Islam setelah penelitiannya terhadap mumi Firaun 1975 yang menyimpulkan bahwa sebab matinya Firaun adalah sebab tenggelam di laut, kemudian mengetahui jika hal tersebut ternyata telah diterangkan dalam al-Quran berabad-abad sebelumnya.

—– Hadirin jamaah shalat jum’at rahimakumullah

Kemu’jizatan al-Qur’an juga dapat dilihat dari kemudahan dalam mempelajarinya karena al-Qur’an adalah kitab mubin muyassar. Hal ini karena al-Qur’an merupakan hidayah sehingga harus dapat dimengerti tanpa usaha yang berat. Namun kemudahan al-Qur’an bukan berarti hanya ditujukan untuk kaum awam, namun kemudahan disini terdapat dalam susunan kata yang sederhana, namun memiliki kandungan makna yang dalam.

وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْآنَ لِلذِّكْرِ فهَلْ مِنْ مُدَّكِرٍ

Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Quran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran? (al-Qomar: 17)

Kemudahan yang terdapat pada bahasa al-Qur’an juga memungkinkan seluruh umat untuk mempelajari, membaca hingga menghafalnya. Dari anak kecil hingga lansia dapat menghafalkannya. Bahkan seluruh huruf hurufnya dapat dilafalkan dengan jelas. Dalam ayat lain Allah SWT menyebutkan:

فَإِنَّمَا يَسَّرْنَاهُ بِلِسَانِكَ لَعَلَّهُمْ يتَذَكَّرُون

Sesungguhnya Kami mudahkan Al Quran itu dengan bahasamu supaya mereka mendapat pelajaran. (al-Qomar:17)

Maka dari itu sebagai umat Islam, setiap ayat di dalam al-Qur’an wajib kita yakini. Keyakinan yang telah ada akan lebih kuat ketika mendapat bukti nyata yang menjelaskannya. Dari dahulu hingga kini sudah banyak manusia yang dapat menghafal seluruh juz dalam al-Qur’an. Bahkan oleh orang yang tidak menggunakan Bahasa Arab dalam kesehariannya. Sehingga meskipun al-Quran memilki ribuan ayat dan ratusan surat, Allah telah memberikan jaminan bahwa al-Qur’an kitab yang mudah untuk difahami dan diambil pelajarannya. Dan al-Qur’an pula dapat menjadi media yang baik untuk sarana pendidikan akal dan mental generasi mendatang.

Dan dewasa ini, terdapat banyak sekolah, pesantren, universitas yang mewajibkan mahasiswanya untuk menghafal beberapa juz dari al-Qur’an sebagai syarat kelulusan. Selain itu beberapa universitas memberikan kemudahan kepada para huffadz untuk memasuki jurusan tertentu. Hal tersebut tidak lain merupakan wujud dari pemahaman menyeluruh dari keagungan kitab suci umat Islam ini yang perlu terus digali dan dimuliakan. Semoga Allah senantiasa merahmati kita dengan al-Qur’an, dan menjadikannya cahaya serta hujjah di dunia dan di akhirat kelak. Aamiiinn.   

بارك الله لى ولكم في القرءان العظيم ونفعني وإياكم بما فيه من الآيات والذكر الحكيم وتقبل مني ومنكم تلاوته إنه هو السميع العليم واستغفروه إنه هو الغفور الرحيم

Khutbah Kedua:

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ ، وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى نَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَمَنْ تَبِعَ هُدَاهُ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ. مَعَاشِرَ الْمُسْلِمِيْنَ أَرْشَدَكُمُ اللهُ أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ، أَمَّا بَعْدُ؛

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ ،إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ وَيَا قَاضِيَ الْحَاجَاتِ, رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِوَالِدِيْنَا وَاْرحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانَا صِغَارًا. رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلإِخْوَانِنَا الَّذِيْنَ سَبَقُونَا بِالإِيْمَانِ وَلاَ تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلاًّ لِلَّذِيْنَ ءَامَنُوْا رَبَّنَآ إِنَّكَ رَءُوفُ رَّحِيْمٌ، رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا.

رَبَّنَآ ءَاتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ.

عِبَادَ اللهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيتَآئِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَآءِ وَالْمُنكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَاذْكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاسْأَلُوْهُ مِنْ فَضْلِهِ يُعْطِكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ. أَقِيْموُاالصَّلآة!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *