Mahasiswa Prodi Studi Agama-Agama UNIDA Gontor Berpartisipasi di Semarak Apresiasi Khazanah Arab (SAHARA)

 

 

Bandung-Semarak Apresiasi Khazanah Arab (SAHARA), adalah salah satu sarana untuk membangkitkan apresiasi dan juga kreativitas generasi muda terutama mahasiswa dalam ketertarikan terhadap seni, budaya serta keilmuan dalam Bahasa arab. Acara ini diselenggarakan oleh himpunan Mahasiswa Program Studi Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati Bandung dari mulai tanggal 13-16 Maret 2019 dengan tema “Revitalisasi Eksistensi Bahasa Arab Sebagai Pilar Peradaban Islam”. Meskipun terutama sasaran acara ini adalah civitas akademika Program Pendidikan Bahasa Arab, salah satu dari sejumlah delegasi mahasiswa UNIDA Gontor justru adalah mahasiswa Program Studi Agama-Agama, Rizvan Falah Kamil.

Mahasiswa yang lebih akrab dipanggil Rizvan  ini bersama kedua belas delegasi UNIDA Gontor yang lain berpartisipasi di Lomba Debat Bahasa Arab dan mendapat Juara Pertama. “Saya sangat senang bisa turut mengikuti lomba ini dan mampu memberikan yang terbaik untuk UNIDA.” Begitu Rizvan menjelaskan.

Prestasi yang diraih pada lomba kali ini, Rizvan secara tidak langsung pun telah memberi pelajaran yang berharga kepada teman-teman program studi SAA yang lainnya, bahwa program studi SAA pun dapat berkecimpung lebih dalam lagi pada kesenian dan ilmu Bahasa Arab. Bahkan setiap individu pun memiliki kesempatan untuk meraih prestasi lebih jauh lagi, tergantung pada kesadaran pribadi masing-masing. Dan yang pastinya dengan prestasi yang diraihnya, dapat mengharumkan fakultas Ushuluddin, khususnya prodi Studi Agama-Agama.

SAHARA 2019 membagi lombanya menjadi dua kategori lomba. Pertama, Kategori Mahasiswa yang terdiri dari lomba-lomba seperti debat Bahasa arab, esai Bahasa arab, baca berita Bahasa arab, dan puisi Bahasa arab. Kedua, Kategori  Umum yang termasuk di dalamnya lomba MQK, pidato Bahasa arab, pop Arabic, kaligrafi, dan MHQ. “Akhirnya kami berharap agar acara SAHARA 2019 dapat berjalan dengan lancar, dan sampai pada tujuan serta mengenai sasaran-sasaran yang dituju. Dan untuk kedepannya, agar senantiasa dapat mengadakan wadah semisal yang dapat digunakan mahasiswa sebagai ajang penggalian ilmu dan pengalaman lebih banyak lagi.” Demikian harapan Rizvan. Semoga harapan Rizvan terkabul ya, kawan-kawan! (Firmansyah Ilham Wahyudi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *