Majelis Agama Islam Pattani

Perfotoan bersama Peserta SPL bersama Majelis Agama Islam Wilayah Pattani

Majelis Agama Islam Pattani, Thailand

Pattani- (8/12/2019) Objek pertama yang dikunjungi oleh rombongan peserta Studi Pengayaan Lapangan (SPL) mahasiswa Ushuluddin UNIDA Gontor kampus Rabithah adalah Majelis Agama Islam wilayah Pattani. Rombongan disambut hangat oleh H. Muhammad Fauzi bin Cik Ibrahim selaku wakil ketua Majelis Agama Islam dan H. Cik Husen cik Ubung di Balai Pertemuan Syeh Daud.

Dalam kunjungannya, peserta SPL mendapat pengetahuan mengenai sejarah singkat, orientasi, wawasan dan usaha/ kegiatan rutin majelis. Majelis ini didirikan pada tahun 2483 B bertepatan dengan 1940 M yang berawal dengan timbulnya gejolak keagamaan di wilayah Pattani. Pendirinya ialah Tuan Haji Muhammad Sulung bin Abdil Qodir Tu’mina.

Beberapa tugas pokok dan fungsi Majelis Agama Islam di Thailand adalah :

  1. Mengurus perihal agama dan ummat Islam
  2. Mengurus kemajuan masjid, dakwah, dan pendidikan islam
  3. Memberi fatwa, mendamaikan pertikaian menyangkut persoalan keluarga
  4. Mengeratkan hubungan silaturrahim sesama masyarakat
  5. Meluruskan hubungan setiap badan dan umat islam
  6. Menjaga budaya daerah agar tidak bertentangan dengan islam

Baca Juga : Perkembangan Ilmu Perbandingan Agama di Indonesia

            Dari berbagai tugas kepengurusan majelis ini, ada satu bidang yang menonjol dan berbeda yaitu dalam perihal perkawinan. Hal ini didasarkan karena banyaknya kasus pernikahan lintas negara yang terutama melibatkan Malaysia dan Thailand, di mana banyak warga negara Malaysia yang ingin menikah untuk kedua, ketiga, kesekian kalinya di Thailand dan bukan di negeri sendiri. Artinya, banyak sekali kasus poligami lintas negara yang dilaksanakan oleh Umat Islam di Thailand.

            H. Muhammad Fauzi merespon bahwa urusan pernikahan poligami warga negara Malaysia di Thailand tetap harus melalui jalur resmi, yaitu dengan pendaftaran status pernikahannya di pemerintahan Malaysia. Tentu setelah resmi/sah menikah dan memenuhi syarat pernikahan poligami (mendapatkan izin dari istri sebelumnya).

            Banyaknya pengesahan pernikahan poligami di Pattani disebabkan Majelis tidak ingin melihat banyak kemungkaran di tanah Thailand. Telah lumrah kita ketahui bahwasanya banyak tempat hiburan yang terdapat di Thailand. Jika ada dua pasangan non muhrim yang gagal pernikahannya, maka kemungkinan besar mereka akan melampiaskan kekecewaan atas kegagalan tersebut ke pada yang tidak semestinya. (Febrian Arif Pratama)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *