Philip Manshaus Tersangka Serangan Masjid al-Noor Norwegia Tiba di Pengadilan

Philip Manshaus al-noor suspect

Philip Manshaus Tersangka Serangan Masjid al-Noor Norwegia Tiba di Pengadilan

Oslo – Pria terduga pelaku penembakan Masjid al-Noor, Oslo Norwegia (Sabtu, 10/08/2019)  yang melukai seorang jamaah dan juga membunuh saudara tirinya  hadir di pengadilan. Pria rambut pendek bernama Philip Manshaus (21) itu tiba di pengadilan dengan mata hitam dan luka di wajah dan lehernya (Ahad, 11/08/2019).

Hakim pengadilan mengizinkan polisi untuk menahan Manshaus selama empat minggu awal sementara dia diselidiki atas dugaan pembunuhan dan pelanggaran undang-undang anti terorisme. Seorang hakim memberikan izin kepada polisi untuk menahan Philip Manshaus, 21 tahun, ditahan selama empat minggu awal sementara dia diselidiki atas dugaan pembunuhan dan pelanggaran undang-undang anti-terorisme ( suspicion of murder and breaching anti-terrorism laws) . Sebelumnya, pengacara Manshaus menyatakan bahwa kliennya tidak mengakui kejahatan dalam bentuk apa pun.

Layanan keamanan polisi Norwegia, Norwegian Police Security Service  (PST) menyampaikan bahwa mereka telah menerima informasi rahasia tentang Manshaus semenjak tahun lalu. Namun, mereka tidak menyelidiki lebih lanjut. Melansir Guardian,  “There was nothing in that tipoff that suggested there was danger of an act of terrorism or that planning of an attack was under way.”   Artinya, tidak ada dalam tipoff yang diterima PST akan adanya  bahaya tindakan terorisme atau perencanaan serangan. Begitu kata kepala PST, Hans Sverre Sjøvold.

Menurut para saksi mata, Manshaus memasuki pusat Islam al-Noor di Bærum, pinggiran kota Oslo, dengan sejumlah senjata. Dua di antaranya menyerupai shot-gun. Manshaus dikalahkan oleh seorang anggota masjid yang berhasil merebut senjata darinya.

Beberapa jam setelah serangan masjid, polisi menemukan mayat seorang wanita muda di alamat tersangka. Polisi kemudian mengatakan dia adalah saudara tiri dari Manshaus.

Tersangka penembakan tidak berbicara sedikitpun pada wartawan. Dia juga menolak berbicara dengan polisi.  ““He is exercising his right not to be interrogated,” (Dia menggunakan haknya untuk tidak diinterogasi) kata pengacara tersangka, Unni Fries.

Tersangka, yang rumahnya dekat masjid al-Noor, terafiliasi pada gerakan sayap kanan dan dikenal sebagai figur yang anti-imigran jauh sebelum kejadian itu. Demikian keterangan polisi.

Tersangka ditangkap dengan dugaan pembunuhan dan pelanggaran anti-terorisme yang menyebarkan ketakutan akut di kalangan penduduk. Jaksa Hakim mengatakan: “Investigasi masih dalam tahap awal dan tersangka belum membuat pernyataan kepada polisi.” (Rizal Maulana)

Sumber:

https://www.theguardian.com/world/2019/aug/12/norway-mosque-attack-suspect-appears-in-court

https://www.theguardian.com/world/2019/aug/11/norway-mosque-attack-suspect-may-have-been-inspired-by-christchurch-and-el-paso-shootings

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *