Nilai Pendidikan Dalam Persiapan Penyambutan Wakil Presiden

pengarahan-penyambutan-wakil-presiden

Nilai Pendidikan Dalam Persiapan Penyambutan Wakil Presiden

Selasa, 01 Oktober 2019

Maghrib tadi, segenap civitas akademika Universitas Darussalam Gontor melaksanakan Sholat Hajat. Sholat Hajat adalah sholat sunnah yang dilaksanakan untuk memohon kelangsungan dalam segala hal selama masih dalam koridor syari’at. Dalam hal ini, hajat UNIDA adalah kesuksesan dalam menyambut tamu besar yaitu Wakil Presiden Indonesia, Drs. H. M. Jussuf Kalla dan serah terima gedung wakaf dari keluarga Haji Kalla. Gedung wakaf ini nantinya menjadi Central for Islamic Economi Studies (CIES).

Ulama yang menganjurkan adanya shalat hajat berdalil dengan hadits dari ‘Utsman bin Hunaif sebagai berikut.

أَنَّ رَجُلاً ضَرِيرَ الْبَصَرِ أَتَى النَّبِيَّ فَقَالَ: ادْعُ اللهَ لِي أَنْ يُعَافِيَنِي. فَقَالَ: إِنْ شِئْتَ أَخَّرْتُ لَكَ وَهُوَ خَيْرٌ وَإِنْ شِئْتَ دَعَوْتُ. فَقَالَ: ادْعُهْ. فَأَمَرَهُ أَنْ يَتَوَضَّأَ فَيُحْسِنَ وُضُوءَهُ وَيُصَلِّىَ رَكْعَتَيْنِ وَيَدْعُوَ بِهَذَا الدُّعَاءِ: اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ وَأَتَوَجَّهُ إِلَيْكَ بِمُحَمَّدٍ نَبِيِّ الرَّحْمَةِ. يَا مُحَمَّدُ، إِنِّي قَدْ تَوَجَّهْتُ بِكَ إِلَى رَبِّي فِي حَاجَتِي هَذِهِ لِتُقْضَى. اللَّهُمَّ فَشَفِّعْهُ فِيَّ

Seorang buta datang kepada Nabi lalu mengatakan, “Berdoalah engkau kepada Allah untukku agar menyembuhkanku.” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan, “Apabila engkau mau, aku akan menundanya untukmu (di akhirat) dan itu lebih baik. Namun, apabila engkau mau, aku akan mendo’akanmu.” Orang itu pun mengatakan, “Do’akanlah.

” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu menyuruhnya untuk berwudhu dan memperbagus wudhunya serta shalat dua rakaat kemudian berdoa dengan doa ini, “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dan menghadap kepada-Mu dengan Muhammad Nabiyyurrahmah. Wahai Muhammad, sesungguhnya aku menghadap kepada Rabbku denganmu dalam kebutuhanku ini agar ditunaikan. Ya Allah, terimalah syafa’atnya untukku.” (HR. Ibnu Majah no. 1385 dan Tirmidzi no. 3578. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Baca juga : 25 Pesan Habib Omar bin Hafizh Dalam Multaqo Ulama Internasional ke-13

Adapun yang bertindak sebagai imam adalah Al- Ustadz Dr. Hidayatullah Zarkasyi., M. A. Sebelum melaksanakan Sholat, beliau menjelaskan untuk apa kita sholat hajat malam ini. Beliau menjelaskan bahwa sholat hajat ini sejatinya untuk kesuksesan semua civitas akademika UNIDA Gontor dalam melaksanakan pendidikan. “Niatkan sholat hajat ini untuk kesuksesan seluruh mahasiswa dalam menerima pendidikan di UNIDA, juga kesuksesan Dosen dalam mendidik mahasiswanya” tutur beliau. Kemudian beliau juga menekankan bahwa penyambutan Wakil Presiden juga merupakan sarana pendidikan dalam hal menyambut tamu.

Setelah sholat Hajat dilaksanakan, Al- Ustadz Khoirul Umam sebagai penanggung jawab maju dan menjelaskan teknis bagaimana rentetan acara besok lusa (3/10/19). Beliau membagi mahasiswa UNIDA menjadi beberapa kelompok untuk menyambut Wakil Presiden. Untuk semester 1 dan 3 bertugas sebagai pagar betis untuk menyambut Wakil Presiden dari tempat berlabuhnya helikopter (lapangan sepak bola) sampai lokasi serah terima gedung wakaf Haji Kalla. Selanjutnya semester 5 keatas menyambut di depan Gedung CIES. Al- Ustadz Khairul Umam juga menuturkan bahwa tradisi Gontor dalam menyambut tamu tidak pernah mengecewakan.

Jika menilik kebelakang, Gontor pernah diberi 50 beasiswa Al- Azhar oleh Grand Syaikh Ahmad At- Thayyib yang setara dengan jumlah beasiswa yang diberikan kepada seluruh Indonesia. Salah satu sebabnya adalah ketika penyambutan seluruh warga Gontor juga ikut menyanyikan lagu kebangsaan Mesir (Bilaadi).

Baca Juga: Kunjungan Grand Syaikh Al- Azhar ke Gontor

Memuliakan tamu juga sunnah Rasul yang berkaitan dengan keimanan seorang muslim. Hal ini sejalan dengan Hadist Rasulullah SAW :

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَاْليَوْمِ اْلأخِرِ فَلْيُكْرِمْ ضَيْفَهُ

“Barang siapa yang beriman pada Allah dan hari akhir maka hendaklah dia memuliakan tamunya.” (HR. Bukhari)

Filosofi Penyambutan Tamu di Gontor

Sebelum Adzan Isya berkumandang, Ayahanda Al- Ustadz Dr. Hidayatullah Zarkasyi menerangkan filosofi penyambutan tamu di Gontor yang begitu meriah, harus dengan persiapan yang matang, dan dilaksanakan oleh seluruh elemen di Gontor.

Diawali dengan pertanyaan “mengapa kita harus menyiapkan dan membersihkan seluruh sudut kampus meskipun tamu tersebut tidak kesitu?” Al- Ustadz Hidayatullah menuturkan bahwa energi dari kita dalam proses penyambutan tersebut akan memberikan perasaan positif kedalam batin tamu. Perasaan tersebut akan menimbulkan syi’ar positif bahwa pondok sudah baik, dan tamu tersebut merasa tidak salah kemana ia bertamu.

Terakhir belliau menuturkan “Insyaallah Pengalaman Gontor dalam menyambut tamu besar sudah sangat banyak, bahkan semua Presiden Indonesia sudah pernah berkunjung ke Gontor”.

Wallahua’lambisshowab/Azzamul Azhar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *