Pelatihan Coding Mum bersama Kolla dan Bekraf

coding mum studi agama-agama unida gontor

Pelatihan Coding Mum bersama Kolla dan Bekraf

Gontor – Kamis (29/08) Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor menyelenggarakan ‘Coding Mum’ bersama Tim Kolla (Kolaborasi Ide Kreatif) dan Bekraf (Badan Ekonomi Kreatif). Acara yang di –organized oleh Tim Pengelola Website UNIDA Gontor ini diikuti oleh perwakilan pengelola website dari masing-masing Prodi, Fakultas, dan Biro. al-Ustadz Abdullah Muslich Rizal Maulana, M.A., pengelola website saa.unida.gontor.ac.id menghadiri pelatihan yang akan dilaksanakan hingga 5 September 2019 ini.

Acara ini memang dimaksudkan untuk melatih para pengelola website untuk mampu memproduksi website sendiri baik sebagai e-commerce ataupun company profile. Ibu Susi dari Kolla dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerjasama antar Kolla dan Bekraf sudah berlangsung semenjak tahun 2016. Coding Mum, adalah istilah kegiatan ini yang awalnya memang merujuk kepada sasaran pelatihan koding kepada Ibu-Ibu rumah tangga agar mengerti dan mengenal teknologi. “Pada tahun 2018, kami melaksanakan pelatihan bekerjasama dengan Bank Mandiri untuk buruh migran perempuan di Singapura, Kuala Lumpur, dan Hongkong.” Demikian beliau menyampaikan. Tidak hanya kepada kaum perempuan. Pelatihan ini juga ramah pada masyarakat difabel dan berkebutuhan khusus. Terbukti,  dari sejumlah pelatihan melibatkan kawan-kawan tuna netra hingga penderita autisme sebagai peserta pelatihan.

coding mum studi agama-agama unida gontor 2
Serius – Suasana Pelatihan Coding Mum di UNIDA Gontor.

Lihat Juga Kuliah Online di Spotify: In our Time Religon

Bagaimana dengan Pesantren? Pesantren sebagai lembaga pendidikan tertua di Indonesia juga mendapatkan perhatian Kolla dalam  penyuluhan ‘Literasi Kode’ ini. “Pesantren Gontor adalah Pesantren keempat yang kita datangi dan kami sangat bersyukur karena fasilitas yang disediakan Gontor dari mulai Komputer dan ruangannya terbaik dibanding yang lain.”

Dekan Fakultas Sains dan Teknologi, al-Ustadz Haris Setyaningrum, S.Si., M.Sc. menyambut baik pelatihan ini dan memotivasi para peserta hadirin. Beliau menyampaikan pengalaman beliau kuliah di Arab Saudi yang sangat tertinggal di tahun 2008, namun memiliki target untuk bisa menyaingi akses teknologi Amerika Serikat pada tahun 2030. “Demikianlah, dengan teknologi, kita bisa maju dari sepuluh hingga dua puluh tahun ke depan.” Jelas pemegang gelar Master dari King Saud University ini.

yudi coding mum studi agama-agama unida gontor yudi
Semangat – Mas Yudi, Head of Education Kolla menyampaikan materi pada hadirin.

Bapak Zafitra Indra, mewakili Direktorat Edukasi  BEKRA menekankan petuah Bapak Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, bahwa era ekonomi kreatif harus menjadi tulang punggung Indonesia. Peran Bekraf sebagai  lembaga pemerintah non kementerian yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden melalui menteri yang membidangi urusan pemerintahan di bidang pariwisata, didukung dalam Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 6 Tahun 2015 tentang Badan Ekonomi Kreatif yang ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 16 Juni 2015.

Lihat Juga: Dialog antar Agama di Revolusi Industri 4.0

Pasal tersebut berbunyi: “Badan Ekonomi Kreatif mempunyai tugas membantu Presiden dalam merumuskan, menetapkan, mengoordinasikan, dan sinkronisasi kebijakan ekonomi kreatif di bidang aplikasi dan game developer, arsitektur, desain interior, desain komunikasi visual, desain produk fashion, film, animasi, dan video, fotografi, kriya, kuliner, musik, penerbitan, periklanan, seni pertunjukan, seni rupa, dan televisi dan radio.”

Pelatihan hari pertama ini dilanjutkan oleh Mas Yudi, Head of Education Kolla. Beliau menyampaikan pengenalan koding dasar, video pengantar latihan, sekaligus displaying contoh-contoh website pelatihan yang sudah jadi dari pelatihan-pelatihan sebelumnya. (Rizal Maulana)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *