Pembukaan Forum Kajian Studi Agama- Agama

Bukber & Pembukaan FoKSAA.4

Kamis, 11 Juli 2019. HMP SAA mengadakan buka bersama sekaligus pembukaan Forum Kajian Studi Agama- Agama (FoKSAA). Sejatinya, FoKSAA adalah ajang untuk memperkaya  diri akan ilmu Studi Agama- Agama di luar kelas. Acara yang dilaksanakan di Hall CIOS ini dihadiri oleh kepala prodi, seluruh jajaran dosen dan mahasiswa program studi SAA kampus Siman. Al- Ustadz Asep Awaludin M.Ag sebagai kaprodi membuka acara ini dengan sedikit tausiyah dan motivasi. Di sela- sela sambutanya beliau menghimbau kepada HMP agar mempercepat pelaksanaan FoKSAA dan mewajibkan kegiatan kajian ini bagi seluruh Mahasiswa SAA. “Hari rabu kalau bisa sudah dilaksanakan dan seluruh mahasiswa SAA Siman wajib berpartisipasi” ujar beliau.

Forum Kajian Studi Agama- Agama
Forum Kajian Studi Agama- Agama

Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan tausiyah dari Al- Ustadz Nur Rasyid Huda Setiawan, MIRKH. Beliau menegaskan kembali mengenai pentingnya program studi SAA di Indonesia saat ini. Beliau menyampaikan hal ini mengingat problem umat mengenai hubungan antar agama semakin banyak, bahkan tantangan pemikiran di zaman postmodern ini semakin berat. Ustadz Rasyid juga mengatakan “tanggung jawab terbesar atas permasalahan umat ada di tangan kita semua, banyak sekali isu- isu pemikiran yang solusinya kita mempelajarinya”. Beliau juga mengatakan “sebenarnya, prodi SAA sangat dibutuhkan untuk membendung problem umat, namun tidak banyak perguruan tinggi di Indonesia yang mendirikan prodi ini”.

Tausiyah ditututup tepat ketika adzan maghrib berkumandang dan dilanjutkan dengan ta’jil bersama. Setelah menyantap hidangan ta’jil yang disediakan panitia, acara dilanjutkan dengan sholat Maghrib berjamaah di hall CIOS tersebut. Pada kesempatan kali ini, yang maju sebagai imam adalah Al- Ustadz Asep Awaludin M.Ag. Usai sholat Maghrib berjamaah, acara dilanjutkan dengan buka bersama. Suasana yang hangat sangat tampak pada acara ini. Sesekali canda dan tawa dari dosen dan mahasiswa menyelingi acara ini.

Acara ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada seluruh mahasiswa bahwa pentingnya menuntut ilmu diluar kelas tanpa harus meninggalkan kelas. Acara ini juga sebagai forum silaturahim antar mahasiswa dan dosen sehingga keharmonisan dan ukhuwah Islamiyah dapat terwujud. Rinaldi, salah satu mahasiswa semester akhir di program studi SAA ketika diwawancarai mengatakan “acara- acara positif seperti ini perlu sering- sering diadakan agar lebih mengenal satu diantara lainnya, juga untuk mempererat tali silaturahim. Jika perlu, acara semacam ini diadakan di luar kampus dan melibatkan seluruh civitas akademika program studi SAA” (Thoriq/SAA1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *