Assoc. Prof. Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi: “Kita jangan sampai melupakan ide besar Trimurti”

rsz_hamid-fahmy-zarkasyi-pertemuan-dwi-pekanan-unida-gontor-saa-ushuluddin-1

Assoc. Prof. Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi: “Kita jangan sampai melupakan ide besar Trimurti”

SIMAN- Sabtu (23/1), Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor melaksanakan kembali Pertemuan Dwipekanan bersama seluruh Dosen dan Tenaga Pendidikan UNIDA Gontor. Acara yang dilaksanakan di Hall Lantai 4 UNIDA Gontor ini dipimpin langsung oleh jajaran Rektorat UNIDA Gontor dan melalui protokol kesehatan ketat.

Rektor UNIDA Gontor, al-Ustadz Assoc. Prof. Hamid Fahmy Zarkasyi mengawali wejangannya dengan mengingatkan kembali sistem pesantren yang dimiliki oleh UNIDA Gontor. Sistem ini bermakna bahwa secara struktural, seluruh sivitas akademika UNIDA Gontor hidup sebagai santri dibawah seorang Kiyai, dan mahasiswa UNIDA Gontor pun hidup tinggal satu kompleks berasrama bersama Dosen.

“Kita menilai tidak hanya prestasi akademik dalam IPK namun juga non akademik dalam IPK Kesantrian.” Demikian Ustadz Hamid menegaskan.

Baca Juga: Pembukaan Tahun Ajaran Baru 1441/2020

Oleh karena itulah, menurut Ustadz Hamid,  Dosen UNIDA Gontor tidak hanya beramanah sebagai tenaga pengajar namun juga seorang Mentor. Dosen senantiasa diharapkan untuk tidak hanya sekedar menyampaikan materi, namun juga memberikan taushiyah dan nasehat kepada mahasiswa. Hal ini tidaklah lain berdasarkan nilai pendidikan di UNIDA Gontor di mana di prodi apapun kita mengabdi, tetaplah harus menjadi figur seorang Ustadz. Itulah makna Ulama yang berbeda jauh identitasnya dengan konsep ‘Intelek’ yang berkembang di dunia Barat. Ulama adalah orang yang memahami ajaran-ajaran Allah dan mengamalkannya, sementara Intelek hanya memahami ilmu tanpa mempraktikkannya. Intelek mengaku berkarakter, namun tidak berakhlaq.

“Ulama pasti berakhlaq dan akhlaq ini holistik. Tidak bisa disamakan dengan karakter. Orang yang berakhlaq pasti baik pada diri sendiri. Orang yang berakhlaq pasti baik pada orang lain. Orang yang berakhlaq itu pasti menggunakan amalnya untuk kebaikan-kebaikan. Dasarnya adalah Iman.”

Lihat Juga: Catatan Kuliah bersama Assoc. Prof. Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi

Beliau kemudian menekankan betapa tugas Sivitas Akademika UNIDA Gontor adalah melanjutkan wasiat TRIMURTI Pondok Modern Gontor guna menjadikan UNIDA Gontor Universitas Islam yang bermutu dan berarti. “Kita jangan sampai melupakan ide besar mereka Trimurti, kita bahkan akan mendapatkan pahala yang sama dengan mereka kalau kita meneruskan cita-cita dengan apa yang kita kerjakan sekarang dengan rutinitas, kompleksitas, kerumitan yang ada.” (Reporter: Asep Awaludin/ Editor: Abdullah Muslich Rizal Maulana)