Berburu Referensi di BIG BAD WOLF

big bad wolf saa unida gontor

Berburu Referensi di BIG BAD WOLF

Yogyakarta – Usai bersilaturahim dengan Prof. Dr. Muhammad Chirzin (10/08/2019),Tim Dosen Program Studi Agama-Agama (SAA) Fakultas Ushuluddin UNIDA Gontor berkunjung ke The Big Bad Wolf Book Sale, pameran buku internasional yang diadakan di Jogja Expo Center. Kunjungan ini, tidaklah lain untuk memperkaya buku-buku referensi Prodi SAA terutama referensi berbahasa asing dan sulit dicari versi cetaknya. Di antara buku yang berhasil didapatkan adalah Tao the Way of Healing Rejuvenation, Heart of Buddha’s Path, hingga Biblica The Bible Atlas.

Upaya ini memang dilakukan dalam rangka mendukung kualitas akademik dalam pengajaran di Prodi SAA. Meskipun demikian, prodi SAA masih akan melengkapi buku-buku referensi turats terutama untuk pegangan dosen di Latansa Gontor  setelah ini.”Ya karena yang dijual di sini hanya buku-buku berbahasa inggris dan Indonesia.” Begitu al-Ustadz Kharis Majid, M.Ag., menjelaskan.

SUASANA - Dosen Prodi SAA di Big Bad Wolf, Jogja Expo
SUASANA – Dosen Prodi SAA di Big Bad Wolf, Jogja Expo

The Big Bad Wolf Book Sale, atau yang biasa disingkat dengan Big Bad Wolf saja pertama kali diadakan di Dataran Hamodal, Malaysia, pada tahun 2009. Sayap bisnis Big Bad Wolf telah berkembang hingga sejumlah negara terutama di Asia Tenggara, Korea Selatan, dan Uni Emirat Arab.  Sementara di Indonesia, Big Bad Wolf pertama kali mengadakan evennya di Jakarta pada tahun 2016 lalu. Big Bad Wolf sepertinya sangat percaya diri untuk menjajaki dunia literatur hingga berani membanting harga dengan diskon mencapai 95%. Hingga saat ini, pameran yang didirikan oleh  Andrew Yap and Jacqueline Ng ini telah  menjaring 25 kota di Thailand, Taiwan, Indonesia, Sri Langka, Myanmar, Korea Selatan, Filipina, dan UEA dengan jumlah pengunjung lebih dari 3 juta visitors dan koleksi buku lebih dari 25 juta judul buku dalam berbagai macam topik dan bahasa Inggris dan lokal.

Di lapangan pun, yang terjadi faktanya memang demikian. Pengunjung book sale ini datang dari banyak kalangan terutama akademisi dan bookworms kelaparan. Melihat fenomena ini Al-Ustadz Indra Ari Fajari, M.Ag. berkomentar, “rezeki terbesar bagi peneliti adalah menemukan referensi yang sangat sulit dicari. Big Bad Wolf merupakan salah satu tempat pencarian tersebut.” Begitu kata penikmat kajian Islam dan Hubungan Internasional ini.

Book Fair Internasional ini tengah berlangsung semenjak 2 Agustus dan akan selesai pada tanggal 12 Agustus nanti. Belum sempat ke Jogja? Jangan khawatir. Bagi civitas akademika UNIDA Gontor yang ingin menjelajahi Big Bad Wolf dan meluapkan hasrat belanja bukunya masih bisa mengunjungi event terjadwal di Indonesia di kota Surabaya pada tanggal 27 September hingga 7 Oktober 2019 nanti. Untuk mencatat jadwal terkini even yang diadakan Big Bad Wolf, kita bisa mengakses website: https://bigbadwolfbooks.com/events/

Selamat berburu di Big Bad Wolf! (Rizal Maulana)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *