Pembukaan Kajian FOKSAA

pembukaan-kajian-foksaa-ushuluddin-unida-gontor

Pembukaan Kajian FOKSAA

Siman – Rabu (25/11), Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Studi Agama-Agama (SAA) Fakultas Ushuluddin Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor menggelar pembukaan Kajian Forum Komunikasi Agama-Agama (FOKSAA). Acara yang digelar di Hall Centre for Islamic and Occidental Studies (CIOS) ini diikuti oleh segenap Mahasiswa prodi SAA dan Bapak Ibu Dosen Prodi SAA.

Adapun tema yang diangkat dalam pembukaan FOKSAA kali ini adalah “Orientasi Studi Agama Di Indonesia” yang dibawakan oleh Bapak Kaprodi SAA, al-Ustadz Kharis Majid, S.Th.I., M.Ag dan dibuka oleh Dosen Penanggung jawab HMP SAA al-Ustadz Abdullah Muslich Rizal Maulana, S.Fil.I., M.A.

Dalam pemaparannya, al-Ustadz Kharis Majid manyampaikan bahwa mahasiswa harus memaksimalkan media dakwah yaitu dengan adanya kajian-kajian dan berbagai seminar dan perkumpulan keilmuan atau diskusi. Selain itu, beliau juga mengingatkan kepada kita bahwa kita harus melihat berbagai macam tokoh dan pendakwah lalu mengambil contoh yang baik dari mereka. Sehingga kita akan dapat menggunakan media dakwah dengan sebaik-baiknya dengan menggunakan orientasi yang baik dan benar. Beliau juga mengatakan bahwa kita sebagai mahasiswa harus menanamkan jiwa perjuangan, sehingga kita dapat berjuang dan dapat menegakkan islam dimasyarakat disertai dengan kegiatan yang dakwah.

Terkait Kajian FOKSAA Lihat Juga: Mengkaji Ibn Taymiyyah

Al-Ustadz Kharis Majid juga mengingatkan bahwa peradaban itu lahir berdasarkan agama, dengan berbagai peran, budaya, dan lain sebagainya. Peradaban itu mundur karena moralitas, sehingga barat mengungkapkan segala sesuatu itu harus dikiblatkan ke barat. Mengapa begitu? Karena terjadi berbagai konflik antar agama dengan ilmu pengetahuan. Dan islam sendiri pernah mengalami zaman keemasan, dengan ilmu pengetahuannya. Maka peradaban islam sendiri sebenarnya bisa maju, akan tetapi sebab manusianya maka peradaban islam mundur. Bagaimana caranya? Memunculkan semangat untuk mencari ilmu dengan belajar dan diskusi yang rutin.”  Demikian beliau menyampaikan.

Berdasarkan yang beliau sampaikan, dapat kita simpulkan bahwa kita sebagai mahasiswa harus senantiasa selalu menggunakan media kita untuk hal kebaikan sehingga dapat memunculkan media dakwah dan perkumpulan keilmuan yang akan membawa islam menjadi zaman keemasan kembali.

Lihat Juga: Seminar Bedah Buku MAWAQIF bersama Pendekar Gender

Pada penghujung acara ini Ust. Abdullah Muslich Rizal Maulana menyambung dengan do’a sebagai penutup dari acara tersebut. Seluruh mahasiswa yang mengikuti acara tersebut berjalan hikmat dalam mengikuti seluruh rentetan acara tersebut, maka dari pembukaan FOKSAA tersebut semoga menjadi awal yang baik bagi HMP SAA yang telah mengadakan acara tersebut dan bisa terus berkreasi dengan berbagai macam kegiatan yang akan diadakan setelahnya. (Reporter: Handri AS/ Editor: Abdullah Muslich Rizal Maulana)