Penyuluhan COVID-19 bersama Dr Didik Sulasmono

penyuluhan-covid-19-unida-gontor-pondok-modern-saa-studi-agama-agama-kandangan-ushuluddin-1

Penyuluhan Pencegahan Penyebaran Coronavirus disesase (COVID-19) oleh dr. Didik Sulasmono di Pondok Modern Gontor Putri 5 Kampus Kandangan

Kandangan – Jum’at (28/8) Pondok Modern Gontor Putri 5 Kampus Kandangan melaksanakan Penyuluhan Pencegahan Penyebaran Coronavirus disesase (COVID-19) dengan mengundang dr. Didik Sulasmono, Ahli Virologi dan Mikrobioma lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya . Acara ini diikuti oleh segenap santriwati PMDG PUtri Kampus 5 dan seluruh Mahasiswi Guru Program Studi Studi Agama-Agama Fakultas Ushuluddin Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor dimoderatori oleh Nala Alfia Chusna, S.Ag., Sarjanawati UNIDA Gontor Angkatan 34.

Moderator memulai diskusi dengan memaparkan bahwa semenjak awal perkembangan COVID-19, terdapat 165.887 kasus, 120.900 kasus sembuh, dan 7.169 kasus kematian. “Tidak sedikit hoax atau berita bohong tentang corona virus ini yang beredar luas di media sosial. Karenanya, edukasi dan sosialisasi tentang corona virus ini sangat diperlukan.” Jelasnya.

Terkait Penyuluhan COVID-19 Baca Juga Artikel Islam dan COVID-19

penyuluhan-covid-19-unida-gontor-pondok-modern-saa-studi-agama-agama-kandangan-ushuluddin-2
Suasana Penyuluhan Pencegahan Penyebaran Coronavirus disesase (COVID-19) oleh dr. Didik Sulasmono di Pondok Modern Gontor Putri 5 Kampus Kandangan

Dr. Didik Sulasmono menjelaskan bahwa Pandemi seperti ini sudah pernah terjadi di zaman Umar Bin Khatab. Tugas kita sebagai masyarakat biasa, a saat ini bukanlah mencari tahu asal-usul atau perkembangan virus ini, namun kita harus menghadapi pandemi dengan mencegah penyebarannya yang semakin luas. Beliau juga menjelaskan bagaimana perkembangan virus dan bakteri dalam tubuh, juga bagaimana cara menjalani hidup sehat di tengah pandemi seperti sekarang ini. “jika ingin sehat, sehatkanlah bakteri dalam tubuh dengan memakan makanan yang halal dan thoyyib. Juga menjaga keimanan dan kesholehan kita, karena semakin sholeh seseorang bakteri dalam tubuhnya pun ikut sholeh dan tidak akan mati, dan jasadnya menjadi utuh walau sudah meninggal” demikian beliau mengingatkan kita agar tetap menjaga kekebalan imun dan iman kita.

Lihat Juga: New Normal di Universitas Darussalam Gontor

Di akhir penyuluhan, Nala Alfia Chusna, S.Ag selaku moderator menyimpulkan bahwa “pencegahan penyebaran corona virus disease atau covid-19 ini dapat dilakukan dengan jaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, menyemprotkan desinfekta di tempat-tempat tertentu, makan makanan yang bergizi, istirahat cukup, olahraga teratur juga memahami sifat maupun perkembangan mikrobioma, bakteri dan virus dalam tubuh”. Dengan adanya penyuluhan ini, diharapkan mahasiswi program studi agama-agama Universitas Darussalam kampus kandangan mampu menjadi garda terdepan dalam mencegah penyebaran corona virus disease (covid-19). (Reporter: Nur Afifah Maharani Al-Fatihah/ Editor: Abdullah Muslich Rizal Maulana)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *