Seminar Proposal Skripsi Perdana Fakultas Ushuluddin

Seminar Proposal Skripsi Perdana Siman

Seminar Proposal Skripsi Perdana Fakultas Ushuluddin

Gontor- Pada hari Kamis (15/08/2019), Mahasiswa Fakultas Ushuluddin UNIDA Gontor dari seluruh Program Studi (Prodi) menggelar Seminar Proposal Skripsi  (SPS) Perdana. Masing-masing program studi diwakili oleh satu orang mahasiswa. Studi Agama-Agama diwakili oleh Rinaldi Permana Putra dengan judul skripsi: “Al-Ta’aayusy al-Diiniy fii Sodong Sampung Ponorogo”. Akidah dan Filsafat Islam menghadirkan Nawang Lukman Priyonggo berjudul “Haqiiqatul Wujuud ‘inda al-Suhrawardi”. Sementara Ilmu al-Qur’an dan Tafsir  merepresentasikan Mohd. Dhiaurrahman BCM dengan skripsinya yang berjudul, “The Scientific Research of Bees in al-Qur’an according to Abdurrahman Al Kaheel.” Acara yang dilaksanakan di Hall Centre for Islamic and Occidental Studies (CIOS) ini berlangsung dari mulai pukul 13.30 hingga 16.30 WIB.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Ushuluddin, al-Ustadz Syamsyul Hadi Untung, M.A., M.Ls menyampaikan bahwa penulisan skripsi angkatan tahun depan harus berlangsung lebih giat lagi. Karena secara sistem nilai SPS harus sudah ter-input di SIAKAD di semester VII, maka semua mahasiswa harus bekerja secepat mungkin.  “Kalau bisa dari semester 5 setelah SPL harus sudah ada rumusan judul.” Begitu beliau menyampaikan.

Faris Faisal, mahasiswa prodi Ilmu al-Qur’an dan Tafsir membuka acara dan memperkenalkan setiap presenter yang kemudian menyampaikan tiap-tiap proposal skripsinya selama 15 menit. Usai presentasi kemudian, Moderator memberikan kesempatan diskusi kepada para hadirin guna menyampaikan ide-ide dan kritik untuk proposal skripsi yang juga dilanjutkan dengan masukan dari para  Dosen Fungsionaris. Terutama hal-hal yang terkait dengan metodologi. Para Dosen tersebut adalah al-Ustadz Isom Mudin, M.Ud, al-Ustadz Harda Armayanto, M.A., dan al-Ustadz Asep Awaludin, M.Ag.

Wejangan Dekan Fakultas Ushuluddin

Di akhir, Bapak Dekan menyebutkan sejumlah hal prinsipil yang harus diutamakan oleh mahasiswa dalam penulisan skripsi.  Empat elemen tersebut adalah konten, metodologi, dan bahasa, dan penulisan. Menurut beliau, Kritikus proposal harus lebih ‘hebat’ dari pada penulisnya agar skripsinya lebih bagus. Beliau juga menekankan pada semester VII Ushuluddin agar senantiasa hadir di seminar proposal skripsi prodi lainnya.

“Dalam menulis proposal skripsi, kalian juga harus mencantumkan latar belakang secara global, reason dibalik itu, Motivation penulisnya, dan apa problem yang ingin dijawab oleh penulis.” Begitu Magister dari Pakistan ini menekankan.  Menurut beliau, sebuah skripsi juga harus kaya dengan ‘review literature” atau ‘al-buhuuts al-saabiqah’ . “Semakin banyak review literatur, semakin bagus. skripsinya.”

Dalam penentuan kerangka teori (al-‘itthaar al-nazhariy) pun demikian. Beliau sangat mendorong mahasiswa semester VII untuk konsisten di atas kerangka teori karena dengan itulah tujuan skripsi bisa dicapai dengan jelas. “Seperti antum mau pergi ke mana, harus jelas tujuannya apa.” Tegas Bapak Dekan. (Rizal Maulana)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *